Kerajinan Tangan Daun Lontar yang Inspiratif dan Layak Dikoleksi

Lontar adalah tumbuhan pepohonan yang hampir mirip dengan pohon kelapa, namun batang pohon lontar tampak lebih gelap. Seperti pohon pada umumnya, pohon lontar juga mempunyai akar, batang, daun, bunga serta buah.

Setiap bagian dari pohon lontar memiliki kegunaan bagi manusia, namun bagian dari pohon lontar yang selalu digunakan untuk menciptakan kerajinan tangan unik dan keren adalah daunnya.

Daun lontar dapat diolah menjadi kerajinan tangan yang sangat berguna bagi manusia. Kerajinan tangan dari daun lontar sudah ada dari zaman dahulu yang kemudian dilestarikan turun-temurun hingga generasi sekarang.

Ayo lihat 4 kerajinan berbahan dasar daun lontar dari tangan pengrajin bisa menjadi inspirasi kalian!

 

1. Nyiru

Nyiru adalah alat yang digunakan untuk menampi, yakni membersihkan beras dari sekam. Nyiru juga bisa digunakan untuk menaruh sayur, jagung dan lain sebagainya.

Walaupun terlihat sederhana, namun alat dapur dari anyaman daun lontar ini mampu bertahan hingga 5 tahun lebih.

 

2. Tas mini

Tas anyaman(Dok.pribadi/Idha)

Pada saat ini, tas menjadi teman perjalanan manusia yang tidak kalah penting, karena tas berfungsi untuk menyimpan barang bawaan. Seperti yang kita tahu bahwa sebuah tas lazimnya dilengkapi dengan ritsleting, kancing ataupun perekat. 

Namun beda dengan jenis tas anyaman mini ini. Tas ini memiliki tutupan yang sederhana, meskipun tetap memberikan kenyamanan bagi pemiliknya. Barang-barang di dalam tas akan tetap aman karena tutupannya kuat dan rapat.

Tas anyaman mini bisa digunakan untuk menyimpan HP dan dompet saat bepergian. Selain praktis, ringan dan unik, tas dari daun lontar sangat ramah lingkungan. Melihat keadaan bumi saat ini, kalian wajib mempunyai tas ramah lingkungan ini.

 

3. Bakul mini

Lain padang lain belalang, peribahasa ini cocok untuk mendefinisikan bahan dasar dari bakul. Ada daerah yang membuat bakul dengan bahan dasar bambu, ada yang menggunakan daun pandan, ada yang menggunakan batang aur, dan ada pula yang menggunakan daun lontar. 

Di Kabupaten Alor, pengrajin menggunakan bambu dan daun lontar sebagai bahan dasar membuat bakul. Bagi pengrajin yang tinggal di pesisir, mereka menggunakan daun lontar untuk membuat bakul. Bakul berbahan dasar daun lontar ini dapat bertahan lama dan ringan sehingga dapat dibawa ke mana-mana.

Bakul ini dilengkapi dengan 2 wadah kecil yang bisa digunakan untuk menyimpan makanan. 

Daerah pegunungan, bakul berfungsi untuk menyimpan bahan-bahan makanan saat hendak ke kebun serta mengisi gula, beras dan sebagainya jika pergi ke pesta. Namun bagi kalian yang tinggal di perkotaan, bakul ini cocok dijadikan pengganti rantang makanan saat liburan ke pantai atau ke taman.

 

4. Wadah serba guna

Wadah anyaman mini serbaguna merupakan alat yang dapat digunakan di dapur maupun di ruang mana pun. Di dapur, wadah ini bisa digunakan untuk menaruh makan-makanan kering seperti nasi, ikan goreng, camilan, kue dan sebagainya. Selain itu, wadah ini bisa berfungsi untuk tempat penyimpanan alat tulis menulis, tempat meletakan alat make up dan lain-lain.

Masyarakat di Kabupaten Alor menggunakan wadah ini untuk menyimpan buah sirih dan buah pinang yang akan diberikan kepada tamu.

 

Demikian 4 kerajinan tangan berbahan dasar daun lontar dari Kabupaten Alor. Menarik bukan? Bergegaslah mendatangkan produk-produk ini ke rumahmu dan mari belajar menggunakan produk ramah lingkungan dari rumah!

 

sumber: https://kaltim.idntimes.com/life/inspiration/idha-pdmni/4-kerajinan-tangan-daun-lontar-yang-inspiratif-dan-layak-dikoleksi?page=all

Butuh bantuan?